Pertama dan Satu

Salah satu cara yang bisa dipakai untuk meredakan kegelisahan dan berbagai pikiran otomatis (baik positif maupun negatif) yang merasuki diri kita adalah dengan cara berhenti, lalu berkata pada diri sendiri: ini bukan yang pertama.

Saya bukan yang pertama kali melakukan ini. Saya bukan orang yang pertama kali merasakan hal ini. Saya bukan orang yang pertama kali mengalami hal ini. Saya bukan yang pertama kali berpikir seperti ini. Saya bukan orang yang baru pertama kali mengetahui hal ini. Begitulah, dan lain-lain, dan sebagainya.

Dengan menyadarkan diri bahwa kita bukan yang pertama, dan sebelumnya sudah pernah ada yang “menjadi kita”, mungkin kita akan lebih tenang.

Untuk membantu, bisa juga sambil ditambahkan: bukan satu-satunya.

Bukan saya satu-satunya yang mengalami hal ini, dan seterusnya, dan sebagainya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s