Cerita-Cerita Jakarta, POST Press

Bulan Juni 2021 kemarin kegiatan saya agak padat, sehingga saya hanya sempat baca satu buku: Cerita-cerita Jakarta terbitan Post Press. Saya tertarik baca buku ini karena melihat buku ini muncul di feed Goodreads dan juga dibahas oleh beberapa akun buku yang saya ikuti di Twitter. Karena penasaran, saya langsung beli dan baca. Ternyata isinya memang betulan menarik.

Kota Jakarta itu seperti apa?

Saya menjalani hidup saya hingga usia 25 tahun di kota Bandung. Setelah lulus kuliah profesi, saya sering bertanya-tanya: seperti apa bedanya hidup di Jakarta dibandingkan dengan kota Bandung? Sebelum mengalami langsung, saya mencoba mengira-ngira dari cerita orang lain. Sebagaimana kita mencoba mengenal orang lewat cerita tentang orang tersebut, buku ini juga mengajak kita untuk mengenali berbagai sisi Jakarta. Cerita, bukan data-data objektif seperti tanggal bersejarah atau lokasi historis. Meskipun fiksi, tapi cuplikan kisah orang-orang yang menjalani aktivitas di kota ini terasa nyata. Saya bisa membayangkan kisah orang-orang ini terjadi dunia nyata.

Jakarta, sebagai ibukota Indonesia, punya masalah yang beragam. Cerita-cerita Jakarta pun demikian. Ada yang latarnya di tepi warung, di jalan Jakarta yang macet, di kantor PNS yang birokratis, di masa depan yang aplikasinya futuristik tapi masih tetap ada masalah, di masa lalu yang diceritakan kembali di masa kini, di perkampungan kota, dan… dari kacamata warga Depok.

Tiap cerita penulisnya berbeda. Ada yang saya lebih suka gaya nulisnya, ada juga yang biasa saja. Yang bikin mikir “ini mau ceritain apaan sih? ga jelas banget” juga ada. Secara umum, cerita-ceritanya menarik sehingga OK lah jika dikumpulkan dalam buku seperti ini.

Selain Cerita-Cerita Jakarta, ternyata ada juga buku lain yang menceritakan tentang kota-kota lain. Jadi awalnya buku ini justru diterbitkan dalam Bahasa Inggris. Ada penerbit namanya Comma Press, mereka menerbitkan seri buku tentang kota. Judulnya ada Book of Tokyo, Book of Cairo, dan berbagai kota lainnya. Jadi memang serinya itu tentang cerita kehidupan keseharian di kota-kota tersebut. Di Goodreads ada beberapa review dalam bahasa Inggris, tapi nampaknya masih lebih banyak review dari orang Indonesia. Moga-moga lebih banyak pembaca dari negara lain yang membaca buku ini.

Buku ini juga terbit dalam kondisi pandemi. Lumayan juga, mungkin membaca buku yang lain bisa membuat kita seolah berada di tempat lain, meskipun secara fisik kita sedang terbatas pergerakannya. Bila ada waktu, semoga bisa membaca seri buku kota lainnya. Untuk teman-teman yang belum membaca, di kota manapun teman-teman tinggal, saya cukup suka dengan buku ini dan saya rekomen untuk beli.

Sejauh ini nampaknya belum banyak pembahasan mengenai buku ini dalam bahasa Indonesia. Tapi saya menemukan video ini di YouTube, yang mengundang penerbitnya:

Satu lagi, ada pembahasan tentang buku ini dari sebuah podcast (Potluck Podcast / Podcast Main Mata)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s