Mengakui yang dimiliki

Ketika seseorang berkonsultasi dengan orang lain, sebenarnya apa ya hasil yang diharapkan oleh mereka? Ada yang hanya butuh didengarkan, ada yang perlu masukan tambahan, ada juga yang berharap si konselor akan memberikan jawaban ajaib yang tiba-tiba membuat semua masalahnya teratasi. Tapi yang paling banyak adalah mereka yang berharap si konselor ikut memberikan afirmasi dan membela dirinya yang (ceritanya) telah menjadi korban dari ketidakadilan tindakan orang lain dan situasi saat itu.

Dalam beberapa buku konseling, salah satu hasil dari konseling yang baik adalah “mengakui bahwa masalah itu ada dalam diri kita”.

Sering kita mendengar orang yang mengatakan “gara-gara si ini, saya jadi begini…, gara-gara si itu, saya jadi begitu…“. Seolah-olah dia jadi korban yang diombang-ambing oleh situasi lingkungannya. Ada juga orang-orang yang terus-menerus mengulangi pola pemikiran seperti itu, seolah-olah dia tokoh utama dalam sebuah cerita dan orang-orang di lingkungannya adalah tokoh antagonis. Padahal, interaksi sosial merupakan suatu aksi-reaksi yang saling berhubungan satu sama lain, seperti sebuah jejaring yang kompleks. Lewat proses konsultasi, diharapkan bahwa dia akan mampu menyadari secara bertahap bahwa perlakuan orang lain kepadanya bisa jadi dipengaruhi atau berakar dari perilaku dirinya sendiri.

Dengan menyadari bahwa mungkin masalah itu memang berasal dari dalam dirinya, maka dia akan lebih mampu berubah. Dengan berubah, maka reaksi lingkungan terhadap dirinya juga akan berubah… sehingga dia mampu mengatasi masalah yang dia alami. Kira-kira sederhananya seperti itu 🙂

Sumber Pustaka:
Hackney, Harold L. & Cormier, Sherry. 2008. The Professional Counselor: A Process Guide to Helping. 6th Edition. America: Pearson

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s