“Aku” yang meluas

Si Adi, yang baru beberapa minggu ini mulai pacaran dengan si Ida, akhir-akhir ini berubah. Perubahan ini pada mulanya tidak disadari oleh Adi sendiri, melainkan oleh teman-temannya. Adi yang semula berkutat di depan laptop untuk main game online, sekarang mau pergi ke acara musik untuk mendengarkan sebuah band indie. Selera musiknya pun berubah. Bukan cuma itu, dia juga lebih banyak hadir di acara-acara yang sebetulnya “bukan-Adi-banget”. Topik yang dibahas “Adi” saat ngobrol pun berubah, tidak melulu tentang komputer lagi, komputer lagi.

Kebanyakan orang pasti pernah punya teman seperti tokoh “Adi” dalam hidupnya. Atau mungkin juga ada yang pernah mengalami jadi “Adi”. Memang benar kata filsuf yang mengatakan bahwa segala hal di dunia ini tidak ada yang abadi dan perubahan itu pasti terjadi. Diri kita pun pasti akan berubah. Dalam proses perubahannya, si “Aku” dalam diri kita tidak pernah lepas dari lingkungannya. Dari seluruh hal yang ada di lingkungan kita, yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap “Aku” pastilah figur-figur yang kita anggap penting: orangtua, saudara, sahabat, atau pacar.

Kata M.A.W. Brouwer: saat kita jatuh cinta dengan seseorang, kita sedang membuka pintu kesempatan bagi “Aku” dalam diri kita untuk meluas. Perlahan-lahan, si “Aku” mulai bergerak tertarik pada beberapa hal yang merupakan bagian dari figur yang kita cintai. Perlahan-lahan, hal-hal baru ini menjadi bagian dari si “Aku” juga. Ini seolah mirip dengan perumpamaan bahwa cinta sejati kita adalah belahan diri kita yang lain, yang akan membuat hidup kita menjadi lebih lengkap dan sempurna.

Saat “Aku” mencoba memperluas dirinya, si “Aku” akan masuk ke wilayah baru yang belum dia kenali sebelumnya. Pada awalnya dia akan merasa tidak nyaman, namun perlahan-lahan dia akan mampu menyesuaikan diri dengan dunia yang baru tersebut. Lama kelamaan, “Aku” menjadi semakin matang dan semakin dewasa karenanya.

Tidak lagi menjadi “Aku” yang sempit dan tinggal di dunianya sendiri.

Kata The Beatles dalam salah satu lirik lagunya: all you need is love.
Termasuk untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s