Bangun Pagi atau Siang

Kemarin yang lalu sempat ngobrol dengan seorang teman yang lagi kesal karena dicap pemalas… gara-gara dia sering bangun siang banget 😀 Selain dikasih cap pemalas, dia juga dapat bonus nasehat dan petuah. Salah satunya berisi ungkapan “the early bird catches the worm“. Padanan katanya bahasa Indonesianya apa ya? “Siapa cepat dia dapat” mungkin ya?

Meskipun ungkapan di atas keliatannya memang oke, tapi tentunya itu gak bakal berlaku tepat untuk semua orang. Memang ada orang-orang yang kalau bangun pagi, dia akan mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dibandingkan kalau dia bangun siang. Tapi ada juga orang yang kalau pagi masih belum ‘on’ dan jadinya ga bisa mengerjakan apa-apa (pas malam hari malah dapat banyak inspirasi sehingga ga bisa berhenti kerja). Ada juga yang memang kerjaannya dari sore sampai malam (misalnya dokter/suster shift malam), makanya pagi-pagi dia masih tidur 😀

Kalau mau menanggapi perumpamaan itu sekalian: saat kita jadi burung, mungkin memang ada bagusnya kita bangun pagi biar dapat ulat. Tapi kalau kita jadi ulat, justru lebih baik kita tidur malam dan bangun siang supaya ga dimakan sama burung 😛

Jadi masalah cepat atau lambat atau pagi atau siang atau lain-lainnya itu tergantung situasi yang dialami oleh individu tersebut, aliasnya konteksnya gimana. Perlu dipertimbangkan juga karakteristik si individu itu kayak gimana. Mungkin… ada baiknya juga ya kita menahan diri sebelum langsung melontarkan berbagai macam nasehat dan petuah ke orang lain?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s