Father Figure dalam seri Harry Potter

Dengan membaca seri Harry Potter, sebenarnya kita bisa belajar konsep yang paralel dengan konsep Tuhan pada agama monoteistik. Sebetulnya lebih banyak ke konsep di agama Katolik sih, tapi ga tahu juga kalau bisa diterapkan ke agama lain.

Seri novel Harry Potter ini dipenuhi dengan berbagai tokoh father figure yang senantiasa mendukung, mengarahkan, dan memberikan kekuatan saat Harry Potter membutuhkan hal tersebut. Kalau kita hayati sungguh-sungguh, mungkin kita bisa memahami bahwa kita semua memiliki kerinduan akan kehadiran father figure alias ultimate parent yang akan selalu mencintai kita, yang akan senang jika kita melakukan hal yang benar, serta akan sedih jika kita pergi dan melakukan hal yang salah.

Mungkin itu sebabnya orang mau percaya dan terus memeluk erat kepercayaannya itu. Kalau kepercayaannya terhadap agama ini bisa memenuhi kerinduannya akan kehadiran father figure, apakah dia salah?

Mungkin ini salah satu contoh collective unconscious yang dikatakan oleh Carl Jung. Di dalam dunia bawah sadar, ada hal-hal yang bersifat universal dan dimiliki oleh kita semua. Rupanya kita memang banyak memiliki kesamaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s