fast forward

Coba kita fast forward sedikit hidup kita.

Bayangkan kita ada di sebuah ranjang di rumah sakit, hanya tinggal menunggu ajal. Saat itu, kita berandai-andai dan membayangkan hal apa yang dulunya bisa kita lakukan.

Dulu bisa saja kita kuliah dengan lebih serius. Bisa pacaran dengan orang yang kita suka. Bisa memenangkan lomba ini. Bisa mencoba bekerja di perusahaan itu. Bisa mencoba bisnis baru. Bisa pergi ke tempat lain.

Tapi masa-masa itu sudah berlalu, karena kita hanya bisa berandai-andai di ranjang itu, menunggu ajal kita. Apa yang sudah kita kerjakan dan lakukan sudah menetap. Jika ada penyesalan, yang bisa kita lakukan hanya menutup mata dan membayangkan seandainya dulu kita melakukan ini, melakukan itu.

Sekarang kembali ke masa kini. Kita tidak sedang di ranjang rumah sakit untuk menunggu ajal kita.

Kita tidak perlu berandai-andai, karena kita masih bisa melakukan dan mencapai apa yang kita inginkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s