Alligator Gar Anxiety

Di rumah saya terdapat sebuah akuarium besar yang terdiri dari 3 area. Bagian tengah merupakan area yang paling besar, sedangkan di sisi kanan dan kirinya bisa dibilang merupakan sejenis akuarium kecil. Di area tengah terdapat beberapa ekor ikan Alligator Gar (Atractosteus spatula), sedangkan di sisi kanan dan kiri digunakan sebagai tempat penyimpanan ikan-ikan kecil yang nantinya akan menjadi makanan ikan Alligator Gar tersebut. Tempat penyimpanan sementara ini berfungsi agar tidak semua ikan kecil yang sudah saya beli langsung dihabiskan sekaligus oleh ikan Alligator Gar.

Antara area tengah dan sisi kiri-kanan dibatasi oleh sebuah kaca, sehingga semua ikan tidak bisa berpindah area kecuali saya pindahkan sendiri. Di sisi kiri, pembatas kacanya ditutup oleh selapis papan lagi, sehingga ikan di area tengah tidak bisa ‘mengintip’ ikan-ikan yang ada di area kiri. Di sisi kanan, hanya ada kaca… sehingga ikan predator itu bisa melihat ikan-ikan yang di area kanan. Memang seringkali saya lihat ikan predator berenang-renang di depan kaca pembatas area kanan.

Yang menarik, rupanya ikan di area kanan semuanya lebih cepat mati dibandingkan dengan ikan di area kiri. Mereka juga ‘hidupnya tidak tenang’. Saya amati mereka (ikan di kanan) berenang dengan gelisah, tidak bisa ‘tenang’, karena mereka merasa dihantui oleh predator yang sebenarnya ada di area lain. Sebaliknya, ikan di area kiri menjalani hidupnya dengan nyaman (kecuali saat saya ambil 1-2 ekor untuk saya jadikan makanan ikan predator di area tengah). Hampir semua ikan di area kiri tidak ada yang mati sebelum menjadi makanan ikan predator, tapi ikan di area kanan banyak juga yang mati padahal belum jadi mangsa buat ikan predator.

Jika dianalogikan dengan manusia, ini mungkin serupa dengan anxiety atau kecemasan yang bisa dialami oleh banyak dari kita sebagai manusia. Kita seringkali dikuasai oleh kecemasan, khawatir akan suatu hal yang sifatnya tidak nyata. Terus-menerus was-wasan akan bahaya yang mencengkeram hidup kita. Kegelisahan yang menyelimuti pikiran ini membuat hidup kita tidak tenang, dan mungkin juga bikin kita sama seperti ikan di area sebelah kanan: lebih cepat mati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s