Again with the words

Dipikir-pikir, kekuatan kata-kata itu memang luar biasa ya.

Sebagai seorang pemimpin negara, pada saat itu Soekarno mampu menggerakkan massa yang begitu besarnya lewat orasi yang menggebu-gebu sehingga terbakar api nasionalismenya. Di masa yang sama, Sjahrir mampu melakukan diplomasi yang dingin dan terencana terhadap berbagai diplomat dari negara-negara PBB sehingga mengakui keberadaan Indonesia sebagai negara yang merdeka. Saya mengambil contoh dua orang itu karena memang kebetulan saya sedang membaca ulang seri buku TEMPO tentang Bapak Bangsa.

Sebaliknya, ucapan singkat seperti “jangan pergi” yang diucapkan oleh orang yang tepat bisa membuat seseorang berhenti mengejar hal-hal yang lain dan diam di satu tempat. Terkadang, kata-kata yang tidak diucapkan bisa memberikan dampak yang besar pula, kita terhenti karena menanti kehadirannya.

Banyak hal di dunia ini memiliki dualisme tertentu: Positif dan negatif; Panas dan dingin; Membangun dan menghancurkan. Kata-kata itu bisa memicu motivasi banyak orang, kata-kata bisa mempersuasi orang-orang. Sebaliknya, kata-kata bisa menghentikan seseorang, membuatnya berhenti melangkah maju ke depan, selamanya terhambat di satu titik.

Kata-kata itu sungguh kuat adanya dan ketiadaannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s