Siksaan Dimensi Waktu

Kalau kata pak Fuad Hassan (psikolog UI dan mantan Mendikbud, sekarang orangnya sudah almarhum), kita sebagai manusia bisa tersiksa oleh dimensi waktu. Apalagi sekarang era social media, yang bikin kita bisa mendapatkan informasi aktual tentang apa yang sudah dilakukan atau dicapai oleh orang lain. Tersiksa oleh diri-ideal kita sendiri, sebab diri-aktual kita merasa cemas karena takut terlambat menjadi ini atau itu. Apalagi kalau melihat orang lain (terutama banget orang yang justru kita kenal) yang sudah mencapai “keberhasilan” / “kesuksesan” di usia yang sama atau bahkan lebih muda.

Dampak dari siksaan dimensi waktu ini adalah bikin kita cuma singgah di sana-sini, karena ingin cepat mencapai tujuan yang kita anggap ada di depan sana. Nah jadi ini kembali ke filosofi hidup kita, tentang bagaimana memandang kehidupan kita di dunia 😀 Kalau memang hidup perlu dinikmati, mungkin sebaiknya kita berhenti singgah di sana-sini tapi lebih sering menetap di satu tempat agar bisa menikmati tempat itu lebih lama lagi 🙂

(somewhat unrelated, Stephen Hawking sudah menyelesaikan studi Ph.D nya di usia 23 tahun, Zuckerberg merilis Facebook di usia 20 tahun. Scary world, eh? :D)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s