Tentang Stabilitas Mental

Orang mengira “sakit jiwa” adalah orang yg jalan telanjang, teriak-teriak histeris. Sering “sakit jiwa” datang seperti kanker, diam-diam lalu menetap. – Clara Ng

Kebanyakan orang suka menggunakan istilah “sakit jiwa” bagi individu yang kondisi jiwanya terganggu. Ilmu psikologi (spesifiknya, psikologi abnormal) memiliki pembagian yang lebih spesifik, mulai dari gangguan kecemasan (yang juga terbagi menjadi beberapa kategori gangguan kepribadian) hingga gangguan psikotik.

Hal menarik yang diajarkan dalam psikologi adalah tidak adanya dualisme ‘waras’-‘tidak waras’. Kita tidak bisa mengkategorikan orang hanya ke dalam 2 kategori tersebut. Kebanyakan orang berada di kontinum antara waras dan tidak waras. Dalam kontinum tersebut, orang punya kecenderungan apakah mereka lebih dekat dengan kutub yang ada. Orang juga tidak selamanya terpaku dalam posisi tersebut, melainkan terus bergerak di kontinum itu sesuai dengan perkembangannya. 

Tiap orang punya kepribadian yang punya potensi menjadi patologis jika berada dalam kondisi tertentu (stres atau sebagainya). Tipe kepribadian ini cenderung begini, tipe kepribadian itu cenderung begitu. 

Karena setiap orang bisa memiliki potensi gangguan jiwa dan kadarnya berbeda-beda, maka mereka yang belajar ilmu psikologi abnormal bisa mendapati bahwa mereka dikelilingi oleh orang-orang yang ‘sakit jiwa’. Mungkin di antara kalian ada yang menemui orang yang narsistik. Atau histerikal. Atau terlalu dependen. Atau terlalu anti sosial. Banyak sekali ‘gangguan jiwa’ yang dialami oleh orang-orang yang kita temui sehari-hari. Tapi beberapa orang lebih mampu menyamarkan dirinya sehingga tampak normal.

Jangan lupa sekali-sekali melihat ke cermin. Siapa tahu kondisi mental kita juga tidak stabil?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s