Surroundings

Siapa yang ada di sekeliling kita bisa memberikan banyak pengaruh kepada kita. Lebih besar lagi pengaruhnya kalau lingkungan di sekitar kita punya budaya tertentu. Itu sebabnya banyak start-up company lahir di Silicon Valley, culturenya memang tepat. Itu sebabnya teman lamamu seperti berubah menjadi orang lain setelah bekerja di korporat selama beberapa minggu, karena dipengaruhi oleh lingkungan kantor. Apa yang membedakan kampus yang satu dan kampus yang lain sebenarnya adalah lingkungannya, bukan cuma konten pelajarannya (kurikulumnya kurang lebih sama).

Saat kita dikelilingi oleh orang-orang yang penuh pesimisme, berpikiran negatif, dan punya trait menyimpang, maka kita juga bisa terpengaruh menjadi orang yang sama dengan mereka. Kalau kita dikelilingi oleh orang-orang yang aktif berkarya, penuh semangat, dinamis, dan memegang teguh values yang dia miliki, maka kita juga bisa terpicu untuk mengikuti jejaknya.

Saya lahir di tahun 1988. Belakangan ini, saya banyak masuk ke lingkungan baru. Minder gak sih saat menjumpai seseorang kelahiran 1987 yang sudah menjadi CEO? Atau kelahiran 1986 yang sudah punya Foundation sendiri? Atau kelahiran 1983 yang sudah jadi CEO, Foundation miliknya sendiri, dan banyak berkontribusi untuk masyarakat? Iya, sekilas minder. Tapi setelah minder, apa? Apakah meringkuk, terpuruk, dan menyesali nasib? Atau mengejar mereka yang punya head start selama satu, dua, atau 5 tahun dibandingkan kita?

Going into 2012 is like going into the wild for me.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s